4 November 2026 · 7 menit baca

Bahaya Silika pada Engineered Stone: Debu, Larangan di Australia, dan Alternatifnya

Bahaya silika engineered stone muncul saat batu itu dipotong, digerinda, dibor, atau dipoles. Prosesnya melepaskan debu silika kristalin yang sangat halus, yang bila terhirup dapat menyebabkan silikosis, penyakit paru yang tidak bisa disembuhkan. Permukaan yang sudah terpasang dan tidak diolah tidak menimbulkan risiko. Australia melarangnya sejak 1 Juli 2024.

Di Indonesia, engineered stone sering dijual dengan nama quartz atau batu kuarsa buatan, dan banyak dipakai untuk meja dapur karena rapi, seragam, dan tidak mudah bernoda. Dalam beberapa tahun terakhir, bahan ini menjadi sorotan di luar negeri. Bukan karena tampilannya, melainkan karena apa yang terjadi pada orang yang memotongnya.

Artikel ini merangkum apa yang dikatakan regulator di Australia, Amerika Serikat, dan Inggris, lalu membahas pilihan yang lebih rendah silika. Kami tidak memberi nasihat medis. Semua angka di bawah ini kami kutip dari regulator atau dari produsen bahan itu sendiri.

Apa itu silika kristalin, dan mengapa engineered stone disorot?

Silika kristalin adalah mineral yang sangat umum. Kuarsa, mineral utama pasir, adalah bentuk yang paling dikenal. Batu, pasir, beton, dan bata semuanya mengandung silika dalam kadar yang berbeda-beda.

Masalahnya ada pada kadar. Engineered stone jenis quartz dibuat dari butiran kuarsa yang diikat dengan resin dan pigmen. Menurut panduan Safe Work Australia tahun 2024, engineered stone dapat mengandung silika kristalin hingga 97%. Sebagai pembanding, panduan yang sama menyebut granit alam 25% sampai 60%, dan marmer kurang dari 5%.

Artinya, debu dari memotong satu meja dapur quartz bisa jauh lebih kaya silika daripada debu dari memotong marmer.

Kapan debu silika menjadi berbahaya?

Saat batu diolah. Memotong, menggerinda, mengebor, mengamplas, dan memoles melepaskan partikel yang begitu kecil sehingga tidak terlihat mata dan dapat masuk jauh ke dalam paru-paru. Pemotongan kering, tanpa air, menghasilkan debu paling banyak.

Meja dapur yang sudah terpasang berbeda. Safe Work Australia menyatakan bahwa batu yang sudah terpasang tidak menimbulkan risiko kesehatan selama tidak diganggu, dan pemerintah Australia menegaskan tidak perlu membongkar engineered stone yang sudah ada di rumah. Risikonya muncul ketika permukaan itu dipotong, dibor, atau diamplas, misalnya saat renovasi.

Penyakit apa yang dikaitkan dengan debu silika?

Health and Safety Executive (HSE) Inggris menjelaskan bahwa menghirup debu silika kristalin dalam jangka panjang dapat menyebabkan silikosis, yaitu pengerasan jaringan paru yang tidak dapat dipulihkan. Paparan juga dikaitkan dengan kanker paru dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Di California, Departemen Kesehatan Masyarakat mencatat ratusan kasus silikosis pada pekerja pembuat meja dari engineered stone sejak 2019, sebagian di antaranya sampai memerlukan transplantasi paru. Karena itulah regulator memperlakukan pekerjaan ini dengan serius.

Untuk pekerja yang terpapar, HSE mewajibkan pemeriksaan kesehatan berkala.

Apa yang sebenarnya dilarang di Australia?

Australia adalah negara pertama yang melarang engineered stone. Sejak 1 Juli 2024, penggunaan, penyediaan, pembuatan, pengolahan, dan pemasangan engineered stone dalam bentuk meja (benchtop), panel, dan slab dilarang di seluruh negara bagian dan teritori.

Larangan itu memakai definisi yang jelas. Sebuah produk termasuk engineered stone bila ia buatan manusia, mengandung silika kristalin 1% atau lebih menurut berat, dibuat dengan menggabungkan bahan batu alam dengan bahan lain seperti resin, dan mengeras.

Beberapa hal tidak termasuk larangan:

  • Batu alam, seperti marmer, granit, dan kuarsit.
  • Sintered stone dan porselen yang tidak mengandung resin. Pengolahannya tetap wajib dikendalikan menurut aturan keselamatan kerja.
  • Produk bangunan lain, seperti beton, bata, ubin keramik, dan genteng.

Sejak 1 Januari 2025, Australia juga melarang impor meja, panel, dan slab engineered stone. Pekerjaan pada engineered stone yang sudah terpasang, seperti pembongkaran, perbaikan, atau modifikasi kecil, masih boleh dilakukan dengan pengendalian debu dan setelah memberi tahu regulator.

Bagaimana dengan California dan Inggris?

Keduanya belum melarang. Per awal November 2026, inilah posisi yang dapat kami pastikan.

California. Cal/OSHA sudah memberlakukan standar darurat untuk industri ini sejak Desember 2023. Pada 21 Mei 2026, Dewan Standar keselamatan kerja California memutuskan 3-0 untuk memulai penyusunan aturan darurat yang dapat melarang pemotongan dan pemasangan batu buatan dengan silika kristalin lebih dari 1%. Masa komentar publik atas drafnya ditutup 30 September 2026. Kami belum menemukan konfirmasi bahwa larangan tersebut sudah berlaku.

Inggris. Tidak ada larangan. Pada Mei 2026, HSE menerbitkan lembar panduan pertama yang khusus membahas engineered stone. Isinya praktis melarang pemotongan kering, dan meminta pelaku usaha beralih ke produk rendah silika, memakai semprotan air pada alat, menyediakan alat pelindung pernapasan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan berkala. Batas paparan di tempat kerja tetap 0,1 mg/m³ rata-rata delapan jam.

Apakah engineered stone dilarang di Indonesia?

Sejauh yang dapat kami temukan per November 2026, Indonesia belum memiliki larangan khusus untuk engineered stone. Perlindungan pekerja dari debu di tempat kerja tunduk pada aturan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang berlaku umum.

Tidak adanya larangan bukan berarti tidak ada risiko. Debu yang sama, dari bahan yang sama, berperilaku sama di Surabaya maupun di Sydney.

Apa alternatif rendah silika dan tanpa resin?

Industri bergerak cepat. Beberapa produsen kini menjual produk dengan kadar silika lebih rendah, dan ada keluarga bahan yang sama sekali tidak memakai resin. Tabel berikut memakai angka dari regulator atau dari produsen masing-masing.

Bahan Silika kristalin Resin Sumber angka
Engineered stone quartz konvensional Hingga 97% Ya Safe Work Australia
Silestone (seluruh warna, teknologi HybriQ+) Kurang dari 40% Lihat data produsen Cosentino
Silestone XM, label Q10 Maksimal 10% Lihat data produsen Cosentino
Dekton 5% sampai 11% Tidak Cosentino
Lapitec Lihat data produsen Tidak, serbuk mineral dicampur air Lapitec
Granit alam 25% sampai 60% Tidak Safe Work Australia
Marmer alam Kurang dari 5% Tidak Safe Work Australia

Beberapa catatan penting:

  • Rendah silika bukan berarti bebas silika. Produk dengan 10% silika tetap menghasilkan debu silika. HSE tetap meminta semprotan air dan pelindung pernapasan, dan produsen pun menyatakan langkah keselamatan saat memotong tetap diperlukan.
  • Tanpa resin bukan berarti tanpa silika. Cosentino menyebut Dekton tidak mengandung resin, tetapi lembar datanya mencantumkan silika kristalin 5% sampai 11%.
  • Batu alam juga perlu dipotong dengan benar. Granit bisa mengandung silika cukup tinggi, dan kuarsit, sesuai namanya, sebagian besar tersusun dari kuarsa. Pemotongan basah dan pengendalian debu tetap penting.
  • Label lebih penting daripada nama dagang. Cosentino, misalnya, memberi label Q10 atau Q40 pada slab Silestone sesuai kadar silikanya.

Lapitec, Dekton, Silestone, dan Vicostone ada dalam koleksi engineered surface kami. Untuk perbandingan sintered stone dan marmer, baca marmer vs sintered stone, dan untuk Lapitec, pengertian dan kelebihan Lapitec.

Apa yang perlu ditanyakan sebelum membeli?

Pertanyaan-pertanyaan ini berguna untuk produk apa pun, dari pemasok mana pun:

  1. Kadar silika kristalin. Minta lembar data keselamatan (safety data sheet) dan lihat angkanya, bukan hanya klaim “rendah silika”.
  2. Kandungan resin. Ini menentukan apakah produk termasuk definisi engineered stone di negara seperti Australia.
  3. Tempat pemotongan. Pemotongan di pabrik, dengan air dan pengendalian debu, jauh lebih terkendali daripada pemotongan di lokasi proyek.
  4. Pekerjaan di lokasi. Semakin sedikit memotong dan menggerinda di rumah, semakin sedikit debu di ruang tinggal Anda.

Di MM Galleri, potongan batu dipotong, difinis, dan dirakit awal di workshop kami sendiri di Surabaya sebelum dipasang, sehingga pekerjaan di lokasi tinggal sedikit. Debu batu dari pemotongan dan pemolesan pun kami olah sendiri menjadi pupuk alami untuk penghijauan. Untuk melihat pilihan engineered surface, kunjungi halaman Dekton kami.

FAQ: pertanyaan yang sering diajukan

Apakah meja dapur engineered stone di rumah saya berbahaya?

Menurut Safe Work Australia, permukaan yang sudah terpasang tidak menimbulkan risiko kesehatan selama tidak diganggu, dan pemerintah Australia menyatakan tidak perlu membongkarnya. Risiko muncul saat permukaan itu dipotong, dibor, digerinda, atau diamplas. Jika ada renovasi, serahkan pekerjaan itu kepada tukang yang memakai air dan pengendalian debu.

Apakah marmer alam mengandung silika?

Sedikit. Panduan Safe Work Australia menyebut marmer mengandung silika kristalin kurang dari 5%, jauh di bawah engineered stone yang bisa mencapai 97%. Namun batu alam lain, seperti granit dan kuarsit, bisa mengandung silika jauh lebih tinggi. Memotong batu apa pun tetap sebaiknya dilakukan dengan air dan pengendalian debu.

Apakah sintered stone bebas silika?

Tidak selalu. Dekton, misalnya, tidak memakai resin, tetapi lembar data produsennya mencantumkan silika kristalin 5% sampai 11%. Di Australia, sintered stone tanpa resin tidak termasuk larangan, tetapi pengolahannya tetap wajib dikendalikan. Selalu periksa lembar data keselamatan produk yang Anda pilih.

Apakah engineered stone dilarang di Indonesia?

Sejauh yang kami temukan per November 2026, belum ada larangan khusus di Indonesia. Larangan menyeluruh baru berlaku di Australia, sementara California masih menyusun aturan dan Inggris memperketat pengawasan tanpa larangan. Pekerja di Indonesia tetap dilindungi aturan K3 umum, dan risikonya sama di mana pun batu itu dipotong.

Apakah produk rendah silika aman dipotong tanpa pelindung?

Tidak. Rendah silika berarti debunya mengandung lebih sedikit silika, bukan tidak ada sama sekali. HSE Inggris tetap meminta pemotongan basah, alat pelindung pernapasan, dan pemeriksaan kesehatan berkala. Produsen produk rendah silika pun menyatakan langkah keselamatan saat memotong tetap diperlukan.

Batu yang paling indah tidak semestinya dibayar dengan napas orang yang membentuknya.

Tanyakan tentang batu

Tanyakan ke showroom terdekat. Kami bisa kirimkan foto stok yang tersedia minggu ini.